Kartu-BPJS-PalsuMakin maraknya kartu BPJS Kesehatan palsu di beberapa daerah di jawa barat, tentunya semakin membuat resah para pemilik kartu BPJS. Seperti halnya yang terjadi di derah Bandung Barat, selama tahun ini tercatat sekitar 340 kartu BPJS Kesehatan yang tidak terdaftar alias palsu.

Sementara itu, menurut kepala BPJS Karawang melalui Bidang humas Fika. Mengatakan, untuk di Kabupaten Karawang sendiri belum ditemukan kasus BPJS Palsu.

“Sampai sekarang, untuk di Kabupaten Karawang sendiri dari kurang lebih sekitar 2 juta anggota, belum ditemukan kasus kartu BPJS palsu,” ungkap fika, senin (1/8).

Lebih lanjut Fika menjelaskan, bagi pengguna kartu BPJS Kesehatan yang ingin mengecek ke aslian kartunya, pengguna kartu dapat mengeceknya melalui aplikasi yang dapat diunduh melalui APP Store.

“Untuk karena itu, untuk mencegah makin maraknya kartu BPJS palsu, sekarang BPJS Kesehatan membuat aplikasi berbasis android, dan caranya cukup mudah tinggal masukkan nomor KTP atau nomor kepesertaan, nantinya aplikasi tersebut akan menginformasikan aktif atau tidaknya kartu tersebut,” tambahnya.

Langkah berikutnya, lanjut Fika, masyarakat dapat menghubungi call center di 1500400 yang selama 24 jam melayani informasi masyarakat.

“Kartu BPJS palsu itu tidak terdaftar di sistem, ketika kita memasukan nomor identitas, jika tidak asli maka tidak akan muncul. Disarankan untuk membuat kartu BPJS baru di kantor BPJS,”katanya.

Kemudian, untuk menghindari kartu BPJS palsu masyarakat dianjurkan mendaftarkan diri ke jalur resmi BPJS Kesehatan yakni melalui perbankan, website atau datang langsung ke kantor BPJS Kesehaan.

“Untuk melalui perbankan sendiri, BPJS Kesehatan melayani pendaftaran melalui empat bank yakni, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI dan Bank BJB,” jelasnya.

 

sumber: http://beritabrantas.com/berita/berita-karawang/kartu-bpjs-palsu/

Komentar

comments