Kesenian Karawang Akan Digiatkan di Sekolah-sekolah

506

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana berjanji akan menghidupkan kembali sejumlah kesenian khas Karawang yang saat ini nyaris punah. Kesenian tersebut bakal kerap ditampilkan dalam acara pemerintahan maupun di sekolah-sekolah setempat.

Cellica mengatakan hal itu seusai membuka Musyawarah Daerah III Dewan Kesenian Karawang (DKK) yang gelar di salah satu hotel berbintang di kawasan Karawang Barat, Selasa 27 September 2016. “Karawang memiliki kesenian unggulan seperti topeng banjet, ajeng, dan jaipongan. Namun saat ini kesenian tersebut nyaris jarang tampil diberbagai event. Bahkan, beberapa di antaranya nyaris punah,” ujarnya.

Dikatakan, melalui DKK, dirinya bakal membangkitkan kembali kesenian tersebut, sehingga dikenal lagi oleh masyarakat luas, terutama generasi yang akan datang. Cellica optimistis kesenian khas Karawang akan kembali hidup jika sering tampil dalam berbagai kesempatan.

“Jika perlu kesenian itu dijarkan di sekolah-sekolah melalui mata pelajaran muatan lokal,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Cellica juga berjanji akan lebih memperhatikan kesejahteraan para seniman Karawang. Dengan demikian, para seniman tidak akan hidup terlantar saat menghadapi masa tuanya.

“Mungkin mereka akan diasuransikan. Kami masih menunggu masukan dari DKK bentuk kesejahteraan apa yang patut diberikan pada mereka,” kata Cellica.

Di tempat yang sama Ketua DKK saat ini, Yati Mulyati mengatakan, berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan pihaknya, jumlah seniman Karawang saat ini mencapai 12 ribu orang. Namun yang masih aktif menggeluti dunia seni hanya enam ribu orang saja.

“Mereka terdiri dari seniman tradisional dan seniman modern. Ada panjak wayang golek, penari topeng, dan penyanyi organ tunggal. Semuanya berada dalam naungan DKK,” kata Yati.

Dikatakan Yati, sebagian dari seniman itu hidupnya bisa dikatakan pas-pasan. Artinya, mereka hanya bisa makan dan hidup sederhana dari hasil manggung. “Saya sangat setuju jika mereka diasuransikan. Preminya bisa dibayar melalui iuran anggota ditambah sumbangan dari Pemkab,” kata Yati.***

 

sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2016/09/27/kesenian-karawang-akan-digiatkan-di-sekolah-sekolah-380945

Komentar

comments