Gay-HomoFenomena perilaku seks abnormal yang cenderung menyukai sesama jenis di Indonesia kian menggila. Seperti di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ternyata kaum gay mulai banyak.

Parahnya, kalangan lelaki pecinta lelaki itu tidak hanya terjadi pada mereka yang berusia 20-an ke atas, tapi remaja bahkan anak SMP. Keonaran fenomena gay ini tak sampai di situ saja, anak-anak SMP yang gay tersebut bahkan menjadi pekerja seks komersial (PSK).

 Ketua Komunitas Sehati Karawang (Kotika), Rian mengatakan, orientasi seksual mereka mulai menyimpang kali pertama gara-gara gemar menonton film porno homo, terangsang, lantas ingin mencoba, mencoba lagi, lantas menjadi candu hingga akhirnya menjadi kebiasaan dan orientasi seksual.

“Jadi semuanya berawal dari mencoba-coba. Dari nonton film berlanjut mempraktikan dan menjadi jati diri,” kata Rian, beberapa waktu lalu.

Konsumen mereka, ungkap Rian, adalah om-om senang yang juga gay. Para siswa SMP gay ini kerap dipakai dengan mematok tarif yang fantastis. Pasaran PSK gay anak SMP ini pun terbilang ekskulsif.

Masih remaja dan minim pengalaman, kata Rian lagi, adalah alasan para om-om gay itu memilih pelajar SMP sebagai onjek penyalur “lendir” mereka. Selain itu juga alasan keamanan penyakit kelamin, karena usia remaja dianggap masih cukup aman.

“Jadi ternyata banyak om-om di Karawang yang suka cowok, tarif mereka berkisar antara Rp 500 ribuan,” katanya.

Ada cara lain agar para pengguna jasa PSK pelajar bisa kapan pun menyalurkan hasratnya, yaitu dengan memelihara gay remaja ini. Seperti memenuhi kebutuhan hidupnya, mulai dari biaya pulsa, uang jajan, hingga uang bayaran sekolah.

“Mereka biasanya melakukan transaksi seks di hotel,” ungkapnya.

Untuk bisa memesan jasa gay pelajar SMP ini, memang harus masuk ke dalam jaringan tersebut. Akan tetapi, kata Rian, hal tersebut tidak mudah karena mereka sangat tertutup.

Hanya saja, biasanya segelintir orang atau kaum gay yang mengetahui dari informasi mulut ke mulut. “Anak sekolah itu belum bisa secara terang-terangan,” tuturnya yang mengaku gay.

Rian menambahkan, fenomena PSK gay di kalangan pelajar SMP ini tentu sangat berbahaya karena sejak usia belia sudah terjebak dalam lembah gelap perilaku gay. Ia pun khawatir, jika mereka minim pengetahuan, penyakit kelamin bahkan HIV/AIDS kapan saja bisa mengancam. “Mereka belum mengerti banyak, dan belum tau bahayanya seperti apa,” katanya.

Maka dari itu, ia meminta kepada seluruh gay di Karawang untuk mengajak berperilaku seks sehat. Sehingga dapat terhindar dari penyakit kelamin bahkan HIV/AIDS.

“Bagi gay yang ingin konsultasi bisa datang langsung ke bascamp komunitas ini di Jalan Husni Hamid No 61 Kelurahan Nagasari. Kita mengajak agar berperilaku seks sehat, jadi jangan sembarangan,” tandasnya.

 

sumber: http://jabar.pojoksatu.id/pantura/2016/09/01/melirik-bisnis-psk-gay-pelajar-smp-di-karawang-begini-tarifnya/

Komentar

comments