“Sudah hampir satu minggu saya ga mencari ikan dilaut dan sekarang saya tak dapat penghasilan,” kata Alim pada Inforengasdengklok.com.

Diakui Alim, akhir-akhir ini cuaca di pesisir laut pantai utara, cenderung ekstrem.  Hal ini, ditandai dengan curah hujan tinggi, angin kencang serta ombak besar.

“Bulan ini, angin disertai hujan terus turun. Ditambah dengan tingginya ombak, sehingga saya dan tetangga saya takut melaut,” lanjutnya.

Sementara itu, Sekretaris HNSI Karawang, Wanusuki mengatakan, memasuki bulan April saat ini cuaca tidak

menentu. Saat ini, angin barat dengan kecepatan 20 not disertai gelombang 3 meter terus menghantui para nelayan.

“Hari jumat hingga Sabtu kemarin, angin yang disertai hujan terus melanda wilayah pantai utara. Biasanya, gelombang tinggi terjadi para sore hari,” jelas Wanusuki.

Musim angin barat seperti saat ini, lanjut Wanusuki, nelayan harus ekstra hati-hati. Pasalnya, ombak tersebut bisa membahayakan keselamatan nelayan maupun kapalnya.

“Kemarin saja, ada Nelayan jaring rajungan muara betok mati, cilebar yang akan masuk muara pelelangan ikan terhempas gelombang. Beruntung, abk selamat. Dan itu kejadian sekitar pukul 10 pagi,” jelasnya.

Komentar

comments