Tampak polisi tengah memasang garis polisi

KARAWANG, IR – Komplotan maling spesialis kendaraan bermotor Rabu dinihari (24/5) berhasil menggasak 9 unit kendaraan roda dua dari sebuah tempat penitipan motor yang terletak di Jalan Raya Tamelang-Purwasari.

Tempat penitipan motor ini setiap harinya dipenuhi ribuan motor titipan milik para buruh yang bekerja di PT. Beesco, sebuah perusahaan yang memproduksi sepatu berkwalitas ekspor.

Aksi maling spesialis motor baru diketahui, saat petugas yang menjaga tempat penitipan motor tersebut bangun dari tidurnya.

“Malam tadi, saya tidur sekitar pukul 03:00 WIB, namun saat terbangun pada pukul 05:30 WIB, pintu gerbang tempat ini telah terbuka dan gemboknya pun terlepas, “kata Ridwan, salah seorang penjaga.

Sontak saja, insiden ini mengejutkan para pekerja yang baru keluar dari PT. Beesco, saat mereka tidak menemukan kendaraan yang mereka titipkan di tempat penitipan motor tersebut.

“Kebetulan hari ini saya masuk shift 3, begitu keluar dari pabrik saya langsung menuju tempat penitipan untuk mengambil motor saya, saat mencari kesana kemari ternyata tidak saya temukan, “kata salah seorang korban yang enggan disebutkan namanya.

Mengetahui kendaraannya raib digasak maling, para korban yang kehilangan motor di tempat penitipan ini langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Purwasari.

Sesaat setelah menerima laporan dari para korban, Kepolisian dari Polsek Purwasari beserta Tim Inafis dari Polres Karawang mendatangi lokasi kejadian dan langsung memasang garis polisi untuk menggelar olah TKP.

“Polsek Purwasari beserta Tim Inafis dari Polres Karawang langsung menggelar olah TKP dan berhasil mengumpulkan beberapa barang bukti, sehingga menjadi bahan kami  untuk mengetahui kronologis kejadian, “kata AKP. M Sulton pada Inforengasdengklok.com.

Dikatakan dia, beberapa barang bukti yang berhasil dikumpulkan diantaranya berupa rekaman CCTV, mata kunci letter T yang tertinggal di TKP, dan beberapa barang bukti lainnya.

“Kemungkinan tempat penitipan motor ini telah diincar para pelaku sejak lama, dan dari beberapa barang bukti yang berhasil kami kumpulkan, gembok pagar teralis ini dibongkar paksa oleh para pelaku, sehingga kuat dugaan mereka masuk melalui gerbang pagar teralis yang dirusak untuk mengambil barang curiannya, “paparnya.

Komentar

comments