Eceng Gondok dan Sampah Tutup Aliran Sungai di Rengasdengklok, Warga Khawatir Banjir

INFO RENGASDENGKLOK — Tumpukan eceng gondok yang bercampur dengan sampah plastik semakin menggunung di sejumlah titik aliran sungai di wilayah Rengasdengklok, Karawang. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga memicu kekhawatiran warga terhadap potensi banjir.

Berdasarkan pantauan di jembatan depan Pondok Pesantren Manba’ul Ulum, Dusun Warudoyong Utara, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, eceng gondok terlihat tumbuh lebat hingga menutupi hampir separuh badan sungai.

Bacaan Lainnya

Di antara tanaman tersebut, tampak berbagai sampah rumah tangga, mulai dari botol plastik, kemasan sachet hingga limbah lainnya yang tersangkut di akar eceng gondok. Tumpukan itu membentuk semacam bendungan alami yang berpotensi menghambat aliran air.

Bahkan, tumpukan eceng gondok di lokasi tersebut terlihat hampir sejajar dengan ketinggian jembatan. Tanaman yang sudah lama tidak dibersihkan juga tampak semakin padat dan mengeras.

Seorang warga yang berada tidak jauh dari lokasi mengatakan, debit air sungai saat ini cukup tinggi. Kondisi tersebut membuat warga khawatir apabila aliran air semakin terhambat.

“Kalau air di sebelah selatan, sudah meluber ke jalan. Ini kan debit airnya tinggi, Pak,” kata warga tersebut.

Selain menghambat aliran air, keberadaan sampah yang terjebak di tengah eceng gondok juga menimbulkan bau tidak sedap.

“Bau, Pak. Bisa jadi sarang nyamuk itu,” ujarnya.

Warga berharap dinas terkait segera turun tangan melakukan pembersihan eceng gondok dan sampah yang menumpuk di sekitar jembatan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran aliran sungai sekaligus mengantisipasi potensi banjir, terutama ketika debit air meningkat.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk tidak membuang sampah ke sungai. Kesadaran warga dalam menjaga kebersihan aliran air dinilai menjadi bagian penting untuk mencegah penyumbatan dan menjaga lingkungan tetap sehat. (husna)

Suka artikel ini?
Traktir kopi buat penulisnya, yuk.
Traktir Kopi
Dukung kreator · E-Wallet
PILIH NOMINAL

Pos terkait