Pasca Testimoni Bupati, Mungkinkah Akan Banyak yang Terindikasi?

oleh -37 views

Info Rengasdengklok – Masyarakat Karawang digemparkan dengan pernyataan bupati Karawang cellica nurrachadiana tentang dirinya yang positif Corona. Melalui akun Instagramnya Bupati menerangkan dalam sebuah video yang berdurasi 45 detik. Tak butuh lama hanya dalam hitungan beberapa menit saja tayangan video tersebut mendapat serbuan komentar yang berisi ucapan turut prihatin, motivasi, dan doa untuk kesembuhan sang bupati.

Terlepas daripada itu, dengan adanya pengakuan sang bupati yang terpapar positif covid 19, melihat dari sudut pandang kritis, maka patut di khawatirkan mungkinkah akan ada banyak masyarakat Karawang yang terpapar Virus Corona.?

Sebagaimana diketahui dan selalu di jelaskan dalam banyak keterangan, berita, artikel, video, bahwa Covid-19 mempunyai masa inkubasi 14 hari ketika virus korona tersebut berjangkit pada manusia. dan pada saat seseorang terjangkit virus Corona pada awalnya orang tersebut tidak akan merasakan bahwa dirinya sakit. Dan menjadi satu bukti nyata melalui testimoni dari Bupati Karawang dia mengatakan bahwa awalnya dia tidak merasakan apa-apa. “Karena saya sendiri pun yang tidak bergejala, dinyatakan positif” artinya selama masa inkubasi bupati Karawang merasakan sehat-sehat saja.


Lantas jika memang masa inkubasi selama 14 hari yang terjadi pada Bupati,maka selama 14 hari tersebut virus Corona bersarang di tubuhnya. di dalam video tersebut Cellica juga menerangkan bahwa ada 4 orang lainnya lagi yang dinyatakan positif Corona. andaikata keempat orang tersebut adalah orang dekat yang selalu bersama dan berinteraksi langsung dengan Bupati, lantas bagaimana orang-orang yang pernah bersentuhan, pernah kumpul bersama, pernah dalam satu ruangan bersama?

Dalam melaksanakan tugas kebupatiannya, selama pra 14 hari terhitung dia dinyatakan positif Corona, tentunya dia sudah melakukan aktivitas yang sangat banyak sekali dan sudah berinteraksi di berbagai tempat. Tim Redaksi setidaknya mencatat beberapa kegiatan/kunjungan yang pernah dilakukan oleh Cellica :

  1. Senin, 9 Maret, Musyawarah Daerah HIPMI di swiis Bell in Hotel Karawang
  2. Rabu, 11 Maret, Pasar Induk Modern Cikampek
  3. Kamis, 12 Maret ada tiga agenda bupati:
  • Bertemu Buruh di Kantornya (PEMDA)
  • mengikuti Upacara Gabungan peringatan hari jadi pemadam kebakaran di halaman Kantor Bupati.
  • menjadi pembicara di Seminar Guru Dahsyat di Swiss Bell in hotel, Karawang

4. Sabtu, 14 Maret, dua agenda :

  • Bertemu Mendagri dan Gubernur Jabar
  • menghadiri acara Ulang Tahun Kesatuan Gerak PKK Nasional ke-48 tahun di Posyandu Sakura Blok F Perumnas Karawang.

5. Minggu, 15 Maret 2020 Hadir dan memimpin sidang Kongres V Demokrat di Jakarta Convention Center

6. Rabu, 18 Maret 2020 menghadiri acara pernikahan anak Ketua DPD Golkar Karawang, Sukur Mulyono

7. Jumat, 20 Maret: Pelantikan Kepala Desa di Pemda Karawang.

Dari rentetan kegiatan acara yang dilakukan oleh bupati Karawang maka patut dikhawatirkan akan ada banyak warga Karawang yang akan terpapar virus Corona. Bahkan tidak menutup kemungkinan juga saat ini ada yang sudah terjangkit.

Dalam video testimoni positif korona, bupati Karawang mengatakan bahwa dia melakukan tes secara mandiri, lantas bagaimanakah nasib masyarakat yang ingin memeriksa kondisi badannya? Apakah harus mandiri juga? Bagaimana dengan pembiayaannya? Lantas kemana tempatnya masyarakat karawang untuk berbondong-bondong diperiksa?

Ini adalah kekhawatiran dari penulis, namun sebagai salah satu bagian dari masyarakat Karawang yang mencintai kota Interasih ini, tentunya kekhawatiran ini dapat dijawab oleh mereka pemegang kebijakan, karena dari kebijakan yang akan diambil, disitulah ada harapan semoga masyarakat Karawang baik-baik saja. (SK)

Dokumentasi Kegiatan Bupati Karawang sebelum dinyatakan positif COVID-19.