Waspada Rekrutmen Kelompok Mengatasnamakan Islam, Denny Riswanto: Jangan Terprovokasi Gerakan Identitas Pemecah Belah

Denny Riswanto, Ketua DPC Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kecamatan Rengasdengklok

INFORENGASDENGKLOK.COM— Jagat media sosial Karawang dan Purwakarta tengah dihebohkan dengan unggahan salah satu anggota grup Facebook Karawang Berita Info yang mempromosikan rekrutmen keanggotaan sebuah kelompok bernama DIN ISLAM (Dien Islam).

Dalam unggahan tersebut, akun yang mengatasnamakan “Dien Islam” mengajak masyarakat untuk melakukan “syahadat ulang” dan mengaku sebagai bagian dari Negara Islam Indonesia. Postingan itu berbunyi:

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kini DIN ISLAM (Dien Islam) hadir di tengah-tengah masyarakat KARAWANG & PURWAKARTA. Din Islam tidak kemana-mana tapi ada dimana-mana. Selalu senantiasa membantu masyarakat yang ingin syahadat ulang dengan Syahadat Din Islam dan membantu jamaahnya untuk di BAIAT kepada NEGARA ISLAM INDONESIA. Inbox untuk informasi syahadat Din & Islam dan jadwal baiat untuk menjadi warga Negara Islam Indonesia.”

https://www.facebook.com/share/p/1CtLNSqgsH/

Menanggapi hal ini, Denny Riswanto, Ketua DPC Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kecamatan Rengasdengklok, memberikan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh gerakan-gerakan yang mengatasnamakan agama.

“Saya mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk waspada terhadap pola gerakan paham identitas yang mengeksploitasi perbedaan dan berpotensi memecah belah umat Islam,” ujar Denny dalam pernyataannya kepada INFORENGASDENGKLOK.COM.

Menurutnya, perbedaan dalam memahami agama adalah hal wajar selama tidak menyimpang dari akidah dan tidak mengarah pada perpecahan.

“Perbedaan seharusnya menjadi alasan untuk saling menghargai, bukan memecah persaudaraan. Kita harus menjaga semangat persatuan, terlebih Indonesia dikenal sebagai bangsa yang santun dan ramah tamah,” lanjutnya.

Denny juga menegaskan pentingnya merujuk pada nilai-nilai Al-Qur’an dalam menjaga persatuan umat, khususnya Surah Al-Hujurat ayat 13, yang menekankan pentingnya mengenal satu sama lain dan hidup dalam kedamaian, bukan perpecahan.

Ajakan Bijak untuk Warga
Denny mengajak warga Karawang dan sekitarnya untuk tidak terjebak pada gerakan yang menyesatkan dan membentuk identitas keagamaan baru di luar konteks kebangsaan Indonesia.

“Kalau ada kelompok yang mengajak syahadat ulang atau berbaiat kepada entitas di luar NKRI, maka patut dipertanyakan niat dan tujuannya. Mari kita tetap berpegang teguh pada Pancasila dan menjaga ukhuwah Islamiyah,” pungkasnya.

Pos terkait